Jumat, 10 Juni 2022

Transformasi Digital pada Fungsi-Fungsi MSDM dan Dampak Pandemi Covid terhadap MSDM

Nama    : Alissa Qotrunnada Munawwaroh

NPM    : 10219545

Kelas    : 3EA09


Transformasi Digital pada Fungsi-Fungsi MSDM 

    Kehadiran internet pada awal tahun 1990-an mengubah lanskap kehidupan manusia. Sebelumnya, orang hanya mampu mencetak foto melalui roll, tetapi sekarang bisa mencetaknya melalui komputer, laptop bahkan ponsel. Adanya proses digital ke kehidupan manusia membuat perubahan besar. Mulai dari belajar, berwisata, berbelanja, hingga hidup telah tergantung dengan teknologi. Transformasi digital tidak hanya berbicara tentang teknologi melainkan juga kemampuan pebisnis untuk mengolah strategi. Jika data yang dianalisis secara sistem mampu memberi dampak positif pada perusahaan, hasilnya akan berujung dinamis. 

    Manusia yang sudah sejak lahir sudah hidup dalam ekosistem digital. Masalahnya adalah, para pengambil keputusan penting dalam organisasi, kerap masih diisi oleh mereka yang tergolong imigran digital atau bahkan sama sekali generasi analog. Keengganan para eksekutif atau pemimpin puncak untuk melihat realitas yang telah tersebut sering menjadi penghambat terbesar dalam transformasi digital. Pandemi global Covid-19 menguatkan fenomena tersebut. Pandemi ini telah menghentikan aktivitas fisik semua orang dan memaksa mereka untuk tinggal di rumah secara tiba-tiba. Pertemuan daring/virtual menjadi wajib. Pengiriman barang atau dokumen menjadi serba digital. Operasi bisnis harus dibelokkan ke dalam arus utama dunia digital. Kemudian kita menyaksikan, siapa yang gagal atau terbata-bata merespons situasi, siapa yang relatif mulus menjalankannya, dan siapa yang paling mendapatkan keuntungan dari sana.

    Manajemen SDM dalam paradigma lama sering kali dilihat atau dipersepsikan sebagai manajemen pendukung yang menopang setiap karyawan dalam organisasi untuk menjalankan tugasnya. Itu tidak salah. Tetapi, itu hanya merupakan salah satu saja. Manajemen SDM dalam konteks kehidupan digital hari ini, dituntut untuk meluaskan cakrawala untuk menjadi pemimpin dan pendorong dalam seluruh proses transformasi digital organisasi. Karena itu, manajemen SDM dituntut untuk merancang organisasi, proses bisnis, pengelolaan talenta ke dalam praktik baru berbasis digital yang ditandai dengan adanya budaya inovasi dan berbagi (innovation and sharing). Memetakan setiap potensi individu dalam organisasi atau korporasi dengan demikian menjadi sangat penting, karena budaya inovasi dan berbagi hanya dimungkinkan ketika tersedia infrastruktur yang memungkinkan berlangsungnya proses berinovasi dan saling berbagi tersebut.

    Dengan demikian, yang dituntut dalam organisasi atau korporasi tidak semata-mata bekerja digital (do digital) tetapi menjadi digital (be digital). Bekerja digital itu sudah keharusan, tetapi menjadi digital, itu adalah perubahan paradigma atau pola pikir (mindset). Mengubah pola pikir be digital memerlukan upaya yang jauh lebih serius dan kompleks ketimbang hanya bekerja digital atau do digital. Do digital hanya mengandaikan tersedianya perangkat, sedangkan be digital mengandaikan adanya upaya untuk membangun sistem yang end to end, mulai dari manusianya, lingkungan kerjanya, sampai dengan platform yang digunakan. Apabila organisasi dan korporasi mampu mengoperasikan proses bisnis dan “memaksa” setiap entitas atau unit di dalam organisasi menjadi digital, tidak sekadar bekerja digital, kemungkinan untuk dapat beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang didorong oleh kehadiran teknologi atau fenomena pandemi seperti sekarang ini, tentu semakin besar. Karena dalam setiap zaman atau setiap situasi apa pun, paradigma dan nasihat lama tetap berlaku: “Bukan mereka yang paling besar dan paling kuat yang dapat bertahan, melainkan mereka yang lincah dan cepat beradaptasi dengan perubahan-perubahan baru yang sedang terjadi.”



Dampak Pandemi Covid terhadap MSDM

    Pandemi Covid-19 memberi dampak besar pada berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Untuk mencegah penularan semakin meluas, kegiatan yang berpotensi mempertemukan banyak orang dalam satu waktu yang sama kini dibatasi. Kegiatan-kegiatan yang dibatasi antara lain, bersekolah bekerja di kantor atau pabrik, menonton film di bioskop, dan mengahadiri konser musik. Untuk menekan laju penularan virus Covid19 sejumlah pemerintah daerah memberlakukan aturan belajar di rumah bagi siswa sekolah Demikian pula para pekerja, Perusahaan-perusahaan mengambil kebijakan memperbolehkan para karyawannya bekerja di rumah. Selain imabauan untuk beraktivitas di rumah , warga juga diminta disiplin melakukan social distancing untuk mengambil jarak saat berada di satu tempat dengan orang lain, terutama di ruang publik.

    Dampak dari pandemi covid-19 ini juga dirasakan oleh UMKM seperti para pekerja warung, toko kecil, pedagang di pasar, hingga pekerjaan lain yang menggantungkan hidup dari pendapatan harian termasuk di pusat-pusat perbelanjaan dan pengendara ojek online. Sejak di berlakukannya stay at home atau dirumah aja, penjualan para UMKM semakin sepi pembeli. UMKM perlu mengantisipasi setiap perubahan untuk dapat bertahan dan kelangsungan usahanya akan terus berjalan. Manfaatkan dan berikan pemahaman dengan baik Sumber Daya yang ada agar tidak kelangsungan usaha tetap berjalan.

    Sumber Daya Manusia sendiri adalah seluruh kemampuan atau potensi seseorang yang berada didalam suatu wadah tertentu beserta karakteristik atau lingkungan,sosial, maupun ekonominya yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan suatu peningkatan atau kemajuan. Potensi manusia yang nantinya ditunjuk dalam aspek yang salah satunya adalah kualitas, hanya dapat dicapai dengan ada nya pengembangan Sumber Daya Manusia. Hal tersebut diperlukan karena Sumber Daya Manusia merupakan faktor yang paling mempengaruhi suatu tingkat keberhasilan. Kemampan manusia untuk mempengaruhi suatu pekerjaan menunjukkan bahwa adanya Sumber Daya Manusia sangat sentral adanya. Oleh karena itu, Sumber Daya Manusia yang ada hendaklah dikembangkan sedemikian rupa guna mencapai kesejahteraan dan siap untuk mengahadapi keadaan apapun.

Kamis, 16 Desember 2021

Perbedaan Antara Pasar Uang dan Pasar Modal, Termasuk Contoh-Contoh Instrumen Pasar Uang dan Pasar Modal

Jelaskan perbedaan antara pasar uang dan pasar modal, termasuk contoh-contoh instrumen pasar uang dan pasar modal


1. Perbedaan pasar uang dan pasar modal

Perbedaan Secara Umum

Secara umum perbedaan pasar modal dan pasar uang ada pada apa yang diperjualbelikan. Jadi pada pasar uang maka di sana akan dijumpai transaksi jual beli surat berharga jangka pendek. Sementara itu pada pasar modal di sana kita akan mendapati transaksi jual beli efek atau surat berharga jangka panjang. Nah berikut detail perbedaan antara pasar uang dan pasar modal ditinjau dari beberapa hal.

Berdasarkan Jangka Waktu

Perbedaan pertama antara pasar uang dan pasar modal bisa kita tinjau dari jangka waktunya. Jadi pada pasar uang penawaran transaksi antara pemilik dana dan peminjam dana yang bertemu secara langsung bersifat jangka pendek. Sementara itu pada pasar modal, transaksi yang terjadi banyak menawarkan penanaman modal dalam jangka panjang melalui beberapa instrumennya.

Berdasarkan Pilihan Instrumen

Sementara itu ditinjau dari pilihan instrumennya maka juga dijumpai perbedaan. Jadi pada pasar uang maka instrumen yang ditawarkan yakni Sertifikat Bank Indonesia (SBI), sertifikat deposito, Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), Surat Berharga Komersial (CPs), Banker’s Acceptance (BA), Surat Perbendaharaan Negara (SPN). Sementara itu ada pasar modal maka instrumen yang ditawarkan berupa surat utang (obligasi), ekuiti (saham), reksa dana, instrumen derivatif, dan instrumen lainnya.

Berdasarkan Institusi

Berikutnya, perbedaan pasar uang dan pasar modal bisa ditinjau dari institusi atau pengawas tertingginya. Jadi pasar pasar modal, maka pengawas tertingginya yaitu Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang mengawasi kegiatan di bursa efek. Sedangkan pada pasar uang maka pengawas tertingginya adalah adalah Bank Indonesia.

Berdasarkan Likuiditas Pasar

Dari tingkat likuiditasnya maka pasar uang memiliki instrumen yang lebih cepat cair dibandingkan instrumen pasar modal.

Berdasarkan Risiko

Dari tingkat risikonya maka bisa didapati bahwa pada pasar uang risikonya lebih rendah dibanding pasar modal. Fluktuatif atau tingginya risiko pasar modal ini dikarenakan adanya salah satu instrumen bernama saham.

Berdasarkan Return

Jika kamu berinvestasi pada pasar uang maka return yang didapatkan berupa bunga bank. Sementara itu return yang didapatkan dari investasi pada pasar modal yaitu berupa dividen atau capital gain.

Berdasarkan Aspek Fungsional

Dari sisi aspek fungsionalnya, pasar uang memiliki untuk mendorong likuitas dana dalam. Sementara itu pasar modal mempunyai fungsi untuk menstabilkan ekonomi karena waktunya yang sifatnya jangka panjang.

Berdasarkan Jenis Keuntungan

Terakhir, dari segi jenis keuntungannya maka bisa didapati bahwa pasar uang memiliki keuntungan pada pergerakan nilai yang stabil, tingkat likuiditas tinggi dan bisa berinvestasi di mana saja. Sementara itu investasi pada pasar modal memiliki keuntungan pada tingkat keuntungan yang relatif tinggi, pilihan instrumen yang beragam dan juga dapat dijadikannya sebagai jaminan.

contoh-contoh instrumen pasar uang dan pasar modal

Instrumen Pasar Uang

1. Sertifikat Bank Indonesia (SBI)

SBI atau Sertifikat Bank Indonesia merupakan salah satu produk pasar uang yang berbentuk surat berharga keluaran Bank Indonesia sebagai pengakuan utang berjangka 1-3 bulan menggunakan sistem diskonto,bunga untuk imbalannya.

2. Surat Berharga Pasar Uang (SBPU)

Selain SBI, ada juga SBPU yang merupakan surat berharga terbitan bank yang ditandatangani nasabah sebagai surat jaminan pelunasan utang.

3. Surat Berharga Komersial (CPs)

Selanjutnya, untuk surat berharga komersial adalah surat utang jangka pendek yang diterbitkan oleh pihak perusahaan bertujuan untuk membayar kewajiban jangka pendeknya, seperti utang dagang. 

4. Sertifikat Deposito

Sertifikat deposito merupakan salah satu produk pasar uang yang bisa digunakan oleh pihak bank untuk meningkatkan modalnya. 

5. Banker’s Acceptance (BA)

Banker’s Acceptance (BA) adalah produk pasar uang yang kemunculannya dikarenakan adanya perdagangan luar negeri, baik itu ekspor atau impor. 

6. Surat Perbendaharaan Negara (SPN)

Terakhir, Surat Utang Negara (SUN) adalah produk pasar uang yang berbentuk surat berharga dan berupa surat pengakuan utang dalam mata uang rupiah maupun valuta asing yang dijamin pembayaran bunga dan pokoknya oleh Negara Republik Indonesia, sesuai dengan masa berlakunya.

instrumen pasar modal

1. Saham

Saham memang menjadi instrumen pasar modal yang paling populer di Indonesia mengingat returnnya yang menggiurkan. Menurut pengertiannya, saham adalah bentuk kepemilikan dari sebuah perusahaan. 

2. Surat Utang (Obligasi)

Selain saham yang terdapat di instrumen pasar modal, ternyata surat utang atau obligasi juga merupakan
salah satu instrumen yang bisa diperjualbelikan di pasar modal. Menurut Bursa Efek Indonesia, obligasi adalah surat utang jangka menengah panjang yang dapat dipindahtangankan.

3. Reksa Dana

Menurut Undang-Undang Pasar Modal No.8 Tahun 1995, reksa dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi.

Sumber:

https://artikel.bibit.id

https://ruangmenyala.com

https://www.qoala.app




Bagaimana Bank Indonesia Dapat Mengendalikan Peredaran Uang Beredar Melalui Kebijakan Moneter

Nama: Alissa Qotrunnada M.

NPM: 10219545

Kelas: 3EA09

1. Jelaskan bagaimana Bank Indonesia dapat mengendalikan peredaran uang beredar melalui kebijakan moneter?


     Kebijakan moneter adalah keputusan yang diambil oleh pemerintah dalam rangka menunjang aktivitas ekonomi melalui berbagai hal yang berkaitan dengan penetapan jumlah peredaran uang di masyarakat. Tujuan utama kebijakan moneter adalah menjaga kestabilan ketersediaan uang suatu negara. Karena persediaan uang negara mempengaruhi berbagai aktivitas ekonomi, seperti inflasi, suku bunga bank, dan sebagainya.

     Bank Indonesia mem​iliki tujuan untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai Rupiah. Tujuan ini sebagaimana tercantum dalam UU No. 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, yang sebagaimana diubah melalui UU No. 3 Tahun 2004 dan UU No. 6 Tahun 2009 pada pasal 7. Kestabilan Rupiah yang dimaksud mempunyai dua dimensi. Dimensi pertama kestabilan nilai Rupiah adalah kestabilan terhadap harga-harga barang dan jasa yang tercermin dari perkembangan laju inflasi. Sementara itu, dimensi kedua terkait dengan kestabilan nilai tukar Rupiah terhadap mata uang negara lain. Indonesia menganut sistem nilai tukar mengambang (free floating). Namun, peran kestabilan nilai tukar sangat penting dalam mencapai stabilitas harga dan sistem keuangan.

     Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, Bank Indonesia sejak 1 Juli 2005 menerapkan kerangka kebijakan moneter Inflation Targeting Framework (ITF). Implementasi flexible ITF didukung oleh kebijakan pengelolaan nilai tukar. Kebijakan nilai tukar yang ditempuh Bank Indonesia dalam rangka mengelola stabilitas nilai tukar Rupiah agar sesuai dengan nilai fundamentalnya dengan tetap mendorong bekerjanya mekanisme pasar. Kebijakan nilai tukar dilakukan dalam rangka mengurangi gejolak yang muncul dari ketidakseimbangan permintaan dan penawaran di pasar valuta asing (valas), melalui strategi triple intervention. Strategi triple intervention dilakukan melalui intervensi jual di pasar spot, pasar Domestik Non-Deliverable Forward (DNDF) atau pasar berjangka valas serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. Strategi triple  intervention dilakukan untuk menjaga kestabilan nilai tukar dan sekaligus menjaga kecukupan likuiditas Rupiah.

     Tujuan akhir kebijakan moneter adalah menjaga dan memelihara kestabilan nilai Rupiah yang salah satunya tercermin dari tingkat inflasi yang rendah dan stabil. Untuk mencapai tujuan itu, Bank Indonesia menetapkan suku bunga kebijakan BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebagai instrumen kebijakan utama untuk memengaruhi aktivitas kegiatan perekonomian dengan tujuan akhir pencapaian inflasi. 

Sumber:
https://www.bi.go.id
https://www.ocbcnisp.com

2. Jelaskan perbedaan antara pasar uang dan pasar modal, termasuk contoh-contoh instrumen pasar uang dan pasar modal


1. Perbedaan pasar uang dan pasar modal

Perbedaan Secara Umum

Secara umum perbedaan pasar modal dan pasar uang ada pada apa yang diperjualbelikan. Jadi pada pasar uang maka di sana akan dijumpai transaksi jual beli surat berharga jangka pendek. Sementara itu pada pasar modal di sana kita akan mendapati transaksi jual beli efek atau surat berharga jangka panjang. Nah berikut detail perbedaan antara pasar uang dan pasar modal ditinjau dari beberapa hal.

Berdasarkan Jangka Waktu

Perbedaan pertama antara pasar uang dan pasar modal bisa kita tinjau dari jangka waktunya. Jadi pada pasar uang penawaran transaksi antara pemilik dana dan peminjam dana yang bertemu secara langsung bersifat jangka pendek. Sementara itu pada pasar modal, transaksi yang terjadi banyak menawarkan penanaman modal dalam jangka panjang melalui beberapa instrumennya.

Berdasarkan Pilihan Instrumen

Sementara itu ditinjau dari pilihan instrumennya maka juga dijumpai perbedaan. Jadi pada pasar uang maka instrumen yang ditawarkan yakni Sertifikat Bank Indonesia (SBI), sertifikat deposito, Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), Surat Berharga Komersial (CPs), Banker’s Acceptance (BA), Surat Perbendaharaan Negara (SPN). Sementara itu ada pasar modal maka instrumen yang ditawarkan berupa surat utang (obligasi), ekuiti (saham), reksa dana, instrumen derivatif, dan instrumen lainnya.

Berdasarkan Institusi

Berikutnya, perbedaan pasar uang dan pasar modal bisa ditinjau dari institusi atau pengawas tertingginya. Jadi pasar pasar modal, maka pengawas tertingginya yaitu Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang mengawasi kegiatan di bursa efek. Sedangkan pada pasar uang maka pengawas tertingginya adalah adalah Bank Indonesia.

Berdasarkan Likuiditas Pasar

Dari tingkat likuiditasnya maka pasar uang memiliki instrumen yang lebih cepat cair dibandingkan instrumen pasar modal.

Berdasarkan Risiko

Dari tingkat risikonya maka bisa didapati bahwa pada pasar uang risikonya lebih rendah dibanding pasar modal. Fluktuatif atau tingginya risiko pasar modal ini dikarenakan adanya salah satu instrumen bernama saham.

Berdasarkan Return

Jika kamu berinvestasi pada pasar uang maka return yang didapatkan berupa bunga bank. Sementara itu return yang didapatkan dari investasi pada pasar modal yaitu berupa dividen atau capital gain.

Berdasarkan Aspek Fungsional

Dari sisi aspek fungsionalnya, pasar uang memiliki untuk mendorong likuitas dana dalam. Sementara itu pasar modal mempunyai fungsi untuk menstabilkan ekonomi karena waktunya yang sifatnya jangka panjang.

Berdasarkan Jenis Keuntungan

Terakhir, dari segi jenis keuntungannya maka bisa didapati bahwa pasar uang memiliki keuntungan pada pergerakan nilai yang stabil, tingkat likuiditas tinggi dan bisa berinvestasi di mana saja. Sementara itu investasi pada pasar modal memiliki keuntungan pada tingkat keuntungan yang relatif tinggi, pilihan instrumen yang beragam dan juga dapat dijadikannya sebagai jaminan.

contoh-contoh instrumen pasar uang dan pasar modal

Instrumen Pasar Uang

1. Sertifikat Bank Indonesia (SBI)

SBI atau Sertifikat Bank Indonesia merupakan salah satu produk pasar uang yang berbentuk surat berharga keluaran Bank Indonesia sebagai pengakuan utang berjangka 1-3 bulan menggunakan sistem diskonto,bunga untuk imbalannya.

2. Surat Berharga Pasar Uang (SBPU)

Selain SBI, ada juga SBPU yang merupakan surat berharga terbitan bank yang ditandatangani nasabah sebagai surat jaminan pelunasan utang.

3. Surat Berharga Komersial (CPs)

Selanjutnya, untuk surat berharga komersial adalah surat utang jangka pendek yang diterbitkan oleh pihak perusahaan bertujuan untuk membayar kewajiban jangka pendeknya, seperti utang dagang. 

4. Sertifikat Deposito

Sertifikat deposito merupakan salah satu produk pasar uang yang bisa digunakan oleh pihak bank untuk meningkatkan modalnya. 

5. Banker’s Acceptance (BA)

Banker’s Acceptance (BA) adalah produk pasar uang yang kemunculannya dikarenakan adanya perdagangan luar negeri, baik itu ekspor atau impor. 

6. Surat Perbendaharaan Negara (SPN)

Terakhir, Surat Utang Negara (SUN) adalah produk pasar uang yang berbentuk surat berharga dan berupa surat pengakuan utang dalam mata uang rupiah maupun valuta asing yang dijamin pembayaran bunga dan pokoknya oleh Negara Republik Indonesia, sesuai dengan masa berlakunya.

instrumen pasar modal

1. Saham

Saham memang menjadi instrumen pasar modal yang paling populer di Indonesia mengingat returnnya yang menggiurkan. Menurut pengertiannya, saham adalah bentuk kepemilikan dari sebuah perusahaan. 

2. Surat Utang (Obligasi)

Selain saham yang terdapat di instrumen pasar modal, ternyata surat utang atau obligasi juga merupakan
 salah satu instrumen yang bisa diperjualbelikan di pasar modal. Menurut Bursa Efek Indonesia, obligasi adalah surat utang jangka menengah panjang yang dapat dipindahtangankan.

3. Reksa Dana

Menurut Undang-Undang Pasar Modal No.8 Tahun 1995, reksa dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi.

Sumber:

https://artikel.bibit.id

https://ruangmenyala.com

https://www.qoala.app



Senin, 25 Mei 2020

Tugas Bahasa Inggris Meeting 3

MEETING 3
 (due date: 26/5/2020)

TASK 1
Direction: choose the correct words in italics.
Betsy and I, me had dinner with Nick last night. (I)
Please take these food scraps and give it, them to the dog. (Them)
My brother drove Emily and I, me to the store. He didn't come in. He waited for we, us in the car. We, Us hurried. (Me, Us, We)
Ms. Lee wrote a note on my test paper. She, Her wanted to talk to I, me after class. (She)
Between YOU and I, me, I think Ivan made a bad decision to quit his job. (Me)
TASK 2
Directions: Complete the sentences with the words in parentheses.
The doctor made the patient (stay) in bed. (Stay) 
The teacher had the class (write) a 2000-word research paper. (Write)
Kostas got some kids in the neighborhood (clean) out his garage. (Clean)
I got Rosa (lend) me some money so I could go to a movie last night. (To lend)
We had a professional photographer (take) pictures of everyone who participated in our wedding. (Take)

TASK 3
Make a paragraph about any topics. Use at least 3 causative verbs (make, have, get).
I make this house cleaned because the house is dirty and i have to clean it. My mom very happy when she get me sweeping floor.

Minggu, 26 April 2020

Tugas Bahasa Inggris (Meeting 2)

Nama : Alissa Qotrunnada
NPM : 10219545
Kelas : 1EA08


MEETING 2 (SOFTSKILL)
QUESTION TAG
(deadline April 27th, 2020)


TASK 1
DIRECTION: Use of auxiliary verbs in tag questions.
1.       Flies can fly upside down, couldn’t it?
2.       Mario lives with his brother, doesn’t he?
3.       Mike isn't married, is he?
4.       You would rather have a roommate than live alone, wouldn’t he?
5.       Janet has a car, hasn’t she?
6.       She's had her car for several years, hasn’t she?
7.       She has to get a new license plate for her car, hasn’t she?
8.       If you want to get to work on time, you should leave pretty soon, shouldn’t you?
9.       Ms. Boxlight will be here tomorrow, won’t she?
10.   You didn't forget to finish your homework, did you?



 TASK 2

Police : I understand you were the key witness for the robbery.
Woman : Yes, I was the only other person in the bank besides the tellers.
Police : Are you okay to answer some questions for me?
Woman : Sure. I don't know how much help I'll be. He made me get on the ground so I didn't get a very good look at him.
Police : Was he carrying a weapon?
Woman : Yes, he had a pistol in his back pocket. He threatened to use it, but I doubt it was loaded.
Police : What makes you say that?
Woman : He was just a kid. Probably fifteen or younger.
Police : Can you describe him for me?
Woman : He was Asian. Probably five foot six. He was wearing a baseball cap and sunglasses. I can't remember what else he was wearing.
Police : Did he talk directly to you? I mean, did he ask you for your money or anything?
Woman : No, he just told me to get on the ground. That's all I know. I'm running late for a class. Is it okay if I go now?
Police : I just want to get your name and phone number. If you think of anything else, please notify us.

Rabu, 15 April 2020

Tugas Bahasa Inggris

MEETING 1-4
Task 1 (deadline: April 16th, 2020 at 24.00)
Martin is visiting his cousin Beth. Complete the dialogue with some or any.
Beth : let’s go to the cinema. There are (1) __some___ good films on this week.
Martin : I prefer being outside. Let’s go mountain-biking. Are there (2) _any___ hills near here?
Beth : No, there aren’t.
Martin : Oh. Maybe we could go for a walk in the countryside.
Beth : There isn’t  (3) __any___ countryside near here , but there are (4) __some___ interesting parts of town.
Martin : Great. Let’s go and look at (5)_some____ traffic lights.
Beth : Don’t be silly. There are (6) __some_____ streets in the centre where there isn’t (7) _any____ traffic. You just hate cities!.

Task 2 (deadline: April 16th, 2020 at 24.00)
Choose the correct words in the text.
I live in a small village in the south of Ireland. There are (1) much/ a lot of old house in the village, but there aren’t (2) many/ much modern buildings. I love living here.

Task 3 (deadline: April 16th, 2020 at 24.00)
Choose the best answer.
Jess : I live in (1) a / the small village. It’s near (2) a / the sea. It’s  (3) a / the really boring place.
Dave : Hi Jess. What’s the name of (4) a / the village?
Jess : Thurlbury. It’s in Scotland. Where do you live, Dave?
Dave : Ashford.
Jess : Is that (5) a / the town or (6) a / the village?
Dave : it’s (7) a / the small town in (8) a / the south of England. It’s ok here. There’s (9) a / the sport centre and (10) a / the cinema, but (11) a/ the cinema’s only got one screen.
Jess : Cinema! We haven’t even got (12) a / the café.

Task 4 (deadline: April 16th, 2020 at 24.00)
Choose the correct words to complete the sentences about The Big Issue magazine.
1. The Big Issue is/are published every week.
2. Some of the articles is / are written by famous people.
3. The magazine is / are sold by homeless people for £1.40 a copy.
4. The people who sell the magazine is/ are knows as ‘vendors’
5. Special budges is /are worn by the vendors.


Task 5 (deadline: April 16th, 2020 at 24.00)
Describe your ideal town using some, any, a few, a lot of, many, much.(min 300 words)

YOGYAKARTA

Contoh Descriptive Text Keindahan Jogjakarta Dalam Bahasa Inggris ...

Yogyakarta is a small city but there are many places where we can visit them. There are many temples in the province, such as Prambanan, Kalasan and Sambi Sari. There are also two palaces that we must not miss, Hamengkubuwono and Pakualam Palace.
Yogyakarta is a tropical city. There are palm trees and other tropical fruit trees. There are also beautiful beaches, such us Parangtritis, Krakal, Kukup Glagah. It is not difficult to get around the city at the day because taxis and buses are easily found. Unfortunately, there is no bus in evening. The only way to see the nightlife of the city is by taxi, but it rare at night. I like Yogyakarta because it’s a beautiful and peaceful city.

Yogyakarta is a city in the Yogyakarta Special Region, Indonesia. It is renowned as a center of classical Javanese fine art and culture such as batik, ballet, drama, music, poetry, and puppet shows. It is also famous as a center for Indonesian higher education. Yogyakarta was the Indonesian capital during the Indonesian National Revolution from 1945 to 1949.
Most population is Javanese, but being a student city, there are also significant population of people from other ethnics in Indonesia. This status makes Yogyakarta as one of the most heterogenous city in terms of ethnicity in Indonesia. Indonesian as the official national language, and Javanese are widely used as daily spoken languages, especially by the Javanese. Yogyakarta is also known as a culture city because it has a lot of  wonderful cultures.

The site of several major universities, Yogyakarta is widely recognized as an educational city. The northern part of the city is home to Gadjah Mada University, the oldest and most prestigious public university in Indonesia. From Gadjah Mada University many people become success and have good education.Beside that, everything in Yogyakarta is cheap enough. Some other famous universities in Yogyakarta are Sunan Kalijaga State Islamic University, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Islam Indonesia, Institut Sains dan Teknologi AKPRIND – Yogyakarta, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (for the UGM, Sunan Kalijaga State Islamic University, and Universitas Negeri Yogyakarta being the only state universities in Yogyakarta).










Transformasi Digital pada Fungsi-Fungsi MSDM dan Dampak Pandemi Covid terhadap MSDM

Nama     : Alissa Qotrunnada Munawwaroh NPM     : 10219545 Kelas     : 3EA09 Transformasi Digital pada Fungsi-Fungsi MSDM       Kehadiran in...